TRAINING WORKLOAD ANALYSIS

Jakarta SDM

TRAINING WORKLOAD ANALYSIS

TRAINING ANALISA BEBAN KERJA

TRAINING MANFAAT ANALISA BEBAN KERJA

pelatihan Workload Analysis di jakarta

Pertanyaan yang sering muncul ketika suatu perusahaan terhimpit kerugian atau berusaha memperkuat kemampuan bersaingnya adalah bagaimana cara mengefisienkan perusahaan. apakah jumlah SDM/karyawan yang ada sekarang ini berlebih, kurang atau sudah optimum dengan kebutuhan perusahaan, dan bagaimana cara mengetahui atau mengukur hal-hal tersebut?

Banyak cara/teknik/metode yang dapat digunakan untuk menjawab serangkaian pertanyaan tersebut, namun metode yang dianggap paling akurat untuk digunakan adalah Analisis Beban Kerja (Workload Analysis).

Metode analisis beban kerja yang akan diberikan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik penyelidikan waktu (time study). Dengan menganalisis waktu yang seharusnya dikonsumsi pemegang jabatan untuk melaksanakan tugas-tugas jabatannya sesuai dengan yang diharapkan dibandingkan dengan waktu efektif yang tersedia maka akan diperoleh nilai beban kerja (dalam prosentase) suatu jabatan/unit/perusahaan. Berapa kelebihan atau kekurangan jumlah SDM pada suatu jabatan/unit/perusahaan akan diperoleh dengan membandingkan kebutuhan jumlah karyawan yang optimum dengan jumlah SDM yang ada saat ini di jabatan/unit/perusahaan.

Implikasi dari hasil analisis beban kerja ini, selain pengurangan/penambahan jumlah SDM juga dapat berupa rekomendasi penyempurnaan job description, prosedur kerja (system operating procedure), restrukturisasi organisasi, dan pelatihan peningkatan competency SDM. Informasi lebih terinci mengenai hal-hal tersebut akan diperoleh dengan mengikuti workshop ini.

Outline Materi Training Workload Analysis

1. Pengertian Analisa Beban Kerja (Workload Analysis)
  2. Tujuan & Manfaat Analisa Beban Kerja
  3. Jenis-jenis Beban Kerja (BK Jabatan, BK Individu, BK Unit Kerja, BK Perusahaan)
  4. Pendekatan & Metode dalam Analisis Beban Kerja
  5. Penyelidikan Waktu (Time Study)
  6. Jenis-Jenis Tugas (Pokok, Tambahan, Lain-lain, Rutin, Berkala, Insidentil)
  7. Tahapan/Langkah-langkah Pelaksanaan Tugas
  8. Waktu Pelaksanaan Tugas
  9. Kelonggaran Waktu (Allowance)
10. Beban Kerja Standar
11. Alat Pengukuran yang digunakan
12. Teknik Analisis Data yang digunakan
13. Proses/Langkah-Langkah Pelaksanaan Analisis Beban Kerja
14. Wawancara dalam Analisis Beban Kerja
15. Perhitungan Beban Kerja Jabatan, Individu, Unit Kerja, dan Perusahaan
16. Perhitungan Kebutuhan Jumlah SDM yang Optimum
17. Perhitungan Kelebihan/Kekurangan Jumlah SDM
18. Rekomendasi penyempurnaan job description (disain ulang tugas jabatan) dan SOP
19. Rekomendasi penyempurnaan struktur organisasi (penggabungan/pemisahan unit kerja)
20. Latihan Wawancara Analisis Beban Kerja
21. Latihan Menghitung Beban Kerja dan Kebutuhan Jumlah SDM Optimum suatu
22. Jabatan/Unit/Perusahaan

Facilitator

Adil Kurnia

Psikolog dari UI serta mengikuti Program Magister bidang Manajemen SDM dan Profesi Psikologi bidang Industri & Organisasi. Saat ini beliau mengelola Konsultan SDM sendiri sekaligus sebagai Associate Consultant pada beberapa Konsultan SDM & Manajemen.Selama pengalamannya lebih dari 15 tahun baik sebagai konsultan maupun praktisi, beliau banyak memberikan jasa konsultansi, pelatihan dan rekrutmen untuk Departemen, BUMN maupun perusahaan swasta, antara lain Dephub, Depkeu, Deperindag, BPKP, Setjen DPR-RI, PT. Pelabuhan Indonesia, PT. Jasa Marga, PT. Asuransi Jasa Raharja, PT. Asuransi Ekspor Indonesia, PT. Telkom, Hotel Indonesia, Hotel Preanger, PT. Aerowisata, Bank Indonesia, Bank BNI, Bank Mandiri, Bank Bukopin, PT. Krakatau Steel, PT. Indonesia Power, PT. Pembangkitan Jawa Bali, PT. Kawasan Berikat Nusantara, PD. Pasar Jaya, PT. Matahari Putra Prima, PT. Indocement Tunggal Prakarsa, PT. Secure Parking, RS. Muhammadiyah. Berbekal pendidikan dan berbagai pengalaman yang dimiliki khususnya penerapan
praktis analisis beban kerja pada beberapa BUMN dan perusahaan swasta, beliau sangat kompeten untuk memberikan modul yang penting ini kepada para praktisi maupun konsultan SDM.

Jadwal pelatihan Analisa Beban Kerja di jakarta :

· 6 – 8 Februari 2019

· 1 – 4 April 2019

· 2 – 4 Me 2019

· 25 – 27 Juni 2019

· 19 – 21 Agustus 2019

· 22 – 24 Oktober 2019

· 18 – 20 Desember 2019

Catatan : Jadwal tersebut dapat disesuaikan dengan kebutuhan calon peserta training Jenis-jenis beban kerja pasti jalan

Invetasi dan Lokasi pelatihan Manfaat analisa beban kerja di jakarta :

· Yogyakarta, Hotel 101 (6.500.000 IDR / participant)

· Jakarta, Hotel Amaris Kemang (6.500.000 IDR / participant)

· Bandung, Hotel Neo Dipatiukur (6.500.000 IDR / participant)

· Bali, Hotel Ibis Kuta(7.500.000 IDR / participant)

· Surabaya, Hotel Amaris, Ibis Style (6.000.000 IDR / participant)

· Lombok, Sentosa Resort (7.500.000 IDR / participant)

Catatan : Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas  pelatihan Jenis-jenis beban kerja di jakarta :

  • FREE Airport pickup service (Gratis Antar jemput Hotel/Bandara/Stasiun/Terminal)
  • FREE Akomodasi ke tempat pelatihan bagi peserta training Manfaat analisa beban kerja jakarta pasti running
  • Module / Handout training Analisa Beban Kerja jakarta fixed running
  • FREE Flashdisk
  • Sertifikat training Workload Analysis di jakarta murah
  • FREE Bag or bagpackers (Tas Training)
  • Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, etc)
  • 2xCoffe Break & 1 Lunch, Dinner
  • FREE Souvenir Exclusive
  • Training room full AC and Multimedia

.