TRAINING MITIGASI RISIKO NON PERFORMING FINANCING (NPF) UNTUK MULTIFINANCE

TRAINING MITIGASI RISIKO NON PERFORMING FINANCING (NPF) UNTUK MULTIFINANCE

Company Corporate Management risiko hukum

TRAINING MITIGASI RISIKO NON PERFORMING FINANCING (NPF) UNTUK MULTIFINANCE

Deskripsi

Training Mitigasi Risiko Non Performing Financing (NPF) sangat penting untuk mengurangi potensi kerugian yang disebabkan oleh pembiayaan bermasalah. Melalui pelatihan ini, peserta akan memahami cara mengidentifikasi dan mengelola risiko NPF secara efektif. Hal ini membantu perusahaan multifinance menjaga stabilitas keuangan dan meningkatkan pengelolaan aset.

Lalu apa itu Training Mitigasi Risiko Non Performing Financing (NPF) untuk Multifinance ?

Pelatihan Mitigasi Risiko NPF ini akan mengupas tuntas bagaimana multifinance mensinergikan peranan konsep three lines of defense dalam tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan. Lebih spesifiknya dalam hal penyaluran kredit dengan menggunakan semua sumber daya yang ada dalam perusahaan.

Pelatihan yang membahas mengenai mitigasi risiko ini tidak tuntas jika dipelajari dalam hitungan jam. Diperlukan waktu tersendiri, dan tentunya melalui bimbingan profesional.

Tujuan

  • Memberikan pemahaman bagaimana membuat
  • Menerapkan manajemen risiko yang terstruktur dan sistematis
  • Memberikan pemahaman bagaimana mensinergikan pelaksanaan tata kelola yang baik, serta tingkat kepatuhan yang tinggi menggunakan sumber daya yang ada dengan pendekatan konsep three lines of defense.

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu mengidentifikasi, mengelola, dan memitigasi risiko Non Performing Financing (NPF) secara terintegrasi sebagai bagian dari penerapan tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan (GRC) yang efektif di perusahaan multifinance.

Materi

1. Tinjauan Bisnis Multifinance dan Risiko Pembiayaan

  • Gambaran umum industri multifinance dan karakteristik bisnis pembiayaan.

  • Peran pembiayaan dalam kinerja perusahaan multifinance.

  • Pengantar Non Performing Financing (NPF): definisi, karakteristik, dan dampaknya terhadap profitabilitas, likuiditas, serta keberlanjutan usaha.

2. Kerangka Regulasi dan Tata Kelola Multifinance

  • Overview regulasi terkait tata kelola, manajemen risiko, dan kepatuhan di industri multifinance.

  • Peran dan ketentuan OJK melalui POJK dan SEOJK.

  • Pentingnya kepatuhan regulator dalam pengelolaan risiko pembiayaan.

3. Konsep Dasar Manajemen Risiko

  • Definisi manajemen risiko dan terminologi risiko yang relevan.

  • Risk appetite, risk tolerance, dan risk culture dalam lembaga pembiayaan.

  • Hubungan strategi bisnis dengan kebijakan risiko perusahaan.

4. Identifikasi dan Analisis Risiko Non Performing Financing (NPF)

  • Teknik identifikasi risiko pembiayaan dan potensi NPF.

  • Analisis risiko kredit dan penilaian kualitas portofolio pembiayaan.

  • Penggunaan indikator dini (early warning system) dalam mendeteksi penurunan kualitas pembiayaan.

5. Pengelolaan Pembiayaan dan Pencegahan NPF

  • Pengendalian risiko dalam proses pemberian kredit.

  • Strategi mitigasi dan kebijakan manajemen risiko pembiayaan.

  • Pengelolaan portofolio melalui diversifikasi dan peningkatan kualitas pembiayaan.

  • Pendekatan preventif untuk menekan potensi NPF.

6. Tindakan Mitigasi dan Pemulihan Pembiayaan Bermasalah

  • Teknik mitigasi risiko saat kualitas pembiayaan menurun.

  • Proses penagihan dan restrukturisasi pembiayaan.

  • Strategi pemulihan pembiayaan bermasalah dan penyelesaian sengketa.

7. Pemanfaatan Teknologi dalam Mitigasi Risiko NPF

  • Peran sistem informasi dan data analytics dalam pemantauan risiko pembiayaan.

  • Pemanfaatan big data dan artificial intelligence untuk analisis risiko kredit.

  • Integrasi teknologi dalam penguatan pengambilan keputusan pembiayaan.

8. Governance, Risk, and Compliance (GRC) dalam Multifinance

  • Pengertian, fungsi, dan manfaat GRC bagi lembaga keuangan.

  • Penyusunan dan penerapan kerangka GRC di perusahaan multifinance.

  • Mekanisme implementasi GRC dalam kegiatan operasional.

9. Three Lines of Defense dan Manajemen Risiko

  • Konsep three lines of defense dalam pengelolaan risiko dan kepatuhan.

  • Hubungan manajemen risiko dengan three lines of defense.

  • Sinergi antara tata kelola, manajemen risiko, dan fungsi kepatuhan.

10. Tantangan dan Hambatan Penerapan GRC

  • Hambatan struktural, budaya, dan operasional dalam penerapan GRC.

  • Strategi mengatasi kendala implementasi GRC dan penguatan risk culture.

11. Penyusunan Kertas Kerja GRC

  • Teknik penyusunan kertas kerja GRC sebagai alat pengendalian dan pelaporan.

  • Dokumentasi penerapan GRC dan pemantauan efektivitasnya.

12. Studi Kasus dan Best Practices

  • Analisis studi kasus nyata pengelolaan NPF di perusahaan multifinance.

  • Pembelajaran dari praktik terbaik dan kegagalan mitigasi NPF.

  • Strategi implementasi pengelolaan risiko dan GRC yang efektif di multifinance Indonesia.

TRAINING MITIGASI RISIKO NON PERFORMING FINANCING (NPF) UNTUK MULTIFINANCE

Peserta

Training ini sangat cocok untuk diikuti peserta dari kalangan :

  • Manajer Risiko
  • Staf Keuangan
  • Staf Kredit
  • Supervisor Operasional
  • Pengawas Internal

Instruktur

Training yang diselenggarakan, akan dilatih oleh instruktur yang berkompeten dan berpengalaman dalam bidang manajemen risiko, baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Metode Pelatihan

Pelatihan ini menggunakan metode yang interaktif dan aplikatif, sehingga peserta dapat lebih mudah memahami materi. Instruktur berpengalaman akan menyampaikan materi secara sistematis, sementara peserta akan mengikuti diskusi kelompok untuk mendalami konsep. Selain itu, pelatihan ini juga mencakup simulasi serta studi kasus yang membantu peserta memahami penerapan konsep secara langsung dalam dunia kerja. Dengan pendekatan ini, mereka tidak hanya memperoleh wawasan teoretis, tetapi juga mengembangkan keterampilan praktis yang dapat mereka terapkan sesuai dengan kebutuhan industri.

Jadwal Training 2026

  • Batch 1 : 7–8 Januari 2026, 14–15 Januari 2026, 21–22 Januari 2026
  • Batch 2 : 4–5 Februari 2026, 11–12 Februari 2026, 18–19 Februari 2026
  • Batch 3 : 2–3 Maret 2026, 4–5 Maret 2026
  • Batch 4 : 1–2 April 2026, 8–9 April 2026, 15–16 April 2026, 22–23 April 2026
  • Batch 5 : 5–6 Mei 2026, 12–13 Mei 2026, 19–20 Mei 2026, 25–26 Mei 2026
  • Batch 6 : 2–3 Juni 2026, 9–10 Juni 2026, 18–19 Juni 2026, 23–24 Juni 2026
  • Batch 7 : 7–8 Juli 2026, 14–15 Juli 2026, 21–22 Juli 2026, 28–29 Juli 2026
  • Batch 8 : 4–5 Agustus 2026, 11–12 Agustus 2026, 18–19 Agustus 2026, 26–27 Agustus 2026
  • Batch 9 : 1–2 September 2026, 8–9 September 2026, 15–16 September 2026, 22–23 September 2026
  • Batch 10 : 6–7 Oktober 2026, 13–14 Oktober 2026, 20–21 Oktober 2026, 27–28 Oktober 2026
  • Batch 11 : 3–4 November 2026, 10–11 November 2026, 17–18 November 2026, 24–25 November 2026
  • Batch 12 : 1–2 Desember 2026, 8–9 Desember 2026, 15–16 Desember 2026, 22–23 Desember 2026

Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.

Investasi dan Lokasi Training

  • Jakarta ( 6.500.000 IDR / participant)
  • Bandung ( 6.000.000 IDR / participant)
  • Surabaya ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Makassar ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Yogyakarta (6.000.000 IDR / participant)
  • Bali ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Lombok ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Batam ( 7.500.000 IDR / participant)

Catatan : 

*Syarat dan Ketentuan Berlaku
*Harga tersebut berlaku untuk minimal dua participant
*Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Training

  1. Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, Flashdisk, dll).
  2. 2x Coffee Break & 1 Lunch (Makan Siang).
  3. Training Room Full AC and Multimedia.
  4. Free Bag or Backpack (Tas Training).
  5. Softfile Foto Training
  6. Sertifikat Pelatihan.
  7. Souvenir Exclusive.
  8. City Tour (Optional)

FAQ tentang Training Hukum Dan SDM

Q : Apakah pelatihan dilakukan secara online atau offline?
A : Pelatihan dapat diselenggarakan dalam bentuk online (via Zoom/Google Meet/learning platform) maupun offline (tatap muka di lokasi tertentu), tergantung jenis program yang dipilih.

Q : Berapa lama durasi pelatihan?
A : Durasi pelatihan bervariasi, mulai dari 1 hari, beberapa hari, hingga program intensif mingguan, menyesuaikan dengan materi dan kebutuhan peserta.

Q : Apakah peserta akan mendapatkan sertifikat?
A : Ya, setiap peserta yang telah menyelesaikan program pelatihan akan mendapatkan sertifikat resmi sebagai bukti kompetensi tambahan.

Q : Bagaimana cara mendaftar pelatihan?
A : Peserta dapat mendaftar melalui website resmi, formulir pendaftaran online, atau langsung menghubungi panitia/penyelenggara yang tertera pada informasi pelatihan.

Dapatkan promo khusus pendaftaran hari ini !

AYO SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA
Syarat dan Ketentuan Berlaku


*Artikel ini disusun oleh Ifana Dewi. Seorang penulis dan content writer yang aktif sejak 2024 silam. Fokus karyanya saat ini adalah menyusun artikel pelatihan untuk platform Training Mekatronika. Sebagai content writer di perusahaan pelatihan, Ifana berdedikasi untuk menghadirkan konten yang tidak hanya informatif dan komprehensif, tetapi juga mudah dicerna oleh setiap pembaca. Untuk konsultasi lebih lanjut seputar program ini, tim kami siap melayani Anda melalui kontak yang tersedia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *