TRAINING IT GOVERNANCE AWARENESS

TRAINING IT GOVERNANCE AWARENESS

IT Perusahaan Teknologi Informasi

TRAINING IT GOVERNANCE AWARENESS

Deskripsi

IT governance membantu organisasi memastikan bahwa teknologi informasi mendukung tujuan bisnis. Menurut framework COBIT dari ISACA, organisasi dengan tata kelola TI yang kuat cenderung memiliki performa bisnis lebih baik dan risiko TI lebih rendah dibanding yang tidak menerapkannya (ISACA, COBIT). IT governance berarti perencanaan dan pengaturan penggunaan TI secara sistematis. Manajemen TI harus diatur agar tujuan penggunaan teknologi dapat dicapai. Dengan pengelolaan yang tepat, organisasi juga dapat meningkatkan keamanan data dan pengambilan keputusan yang lebih baik.

Lalu apa itu Training IT Governance Awareness?

Pelatihan ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep dan metodologi IT governance. Akan dibahas juga contoh kasus penerapannya sebagai best practice. Pelatihan yang membahas mengenai strategi IT perusahaan ini tidak tuntas jika dipelajari dalam hitungan jam. Diperlukan waktu tersendiri, dan tentunya melalui bimbingan profesional.

Tujuan

  • Memahami konsep dan praktek IT governance secara umum.
  • Membekali pengetahuan mengenai cara mengkomunikasikan tata kelola teknologi informasi yang efektif.
  • Membantu dan mempersiapkan peserta menjadi change agent tata kelola IT di tempat kerja.

Dengan mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menerapkan strategi IT perusahaan yang dipelajari sebagai dasar dalam meningkatkan kinerja profesionalnya.

Materi

1. Opening & Overview Tata Kelola TI

  • Pengenalan konsep dasar tata kelola TI (IT Governance) beserta tujuan strategisnya.

  • Peran tata kelola TI dalam memastikan teknologi mendukung pencapaian sasaran bisnis organisasi.

  • Gambaran perkembangan terbaru (state of the art) implementasi IT Governance di industri modern.

2. Tata Kelola TIK & Aspek Legal

  • Definisi tata kelola TIK dan relevansinya dalam era digital.

  • Aspek hukum, regulasi, dan standar yang mengatur penerapan TI di organisasi.

  • Kepatuhan terhadap peraturan industri dan penguatan akuntabilitas melalui tata kelola yang baik.

3. Kerangka Kerja Tata Kelola TI

  • Prinsip utama COBIT sebagai fondasi pengendalian dan tata kelola TI.

  • Penerapan ITIL dan ISO 20000 untuk manajemen layanan TI yang konsisten dan terstandar.

  • Peran ISO/IEC 38500 sebagai panduan tata kelola TI di level dewan direksi.

  • Kerangka organisasi dan sumber daya manusia TIK untuk memastikan tata kelola berjalan efektif.

4. Manajemen Risiko TI

  • Pemahaman mengenai konsep risiko TI dan potensi dampaknya pada proses bisnis.

  • Proses identifikasi, analisis, evaluasi, dan mitigasi risiko TI secara sistematis.

  • Penerapan ISO/IEC 27005 sebagai kerangka manajemen risiko keamanan informasi.

5. Keamanan Informasi & Kepatuhan

  • Pentingnya manajemen keamanan informasi sebagai bagian dari governance.

  • Prinsip dasar perlindungan aset informasi dan kontrol keamanan TI.

  • Best practice ISO 27001 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI).

  • Implementasi kontrol keamanan demi menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan data.

6. Manajemen Proyek TI

  • Pengenalan prinsip manajemen proyek TI dan ruang lingkupnya.

  • Penerapan metodologi seperti Agile, Waterfall, dan Hybrid sesuai kebutuhan organisasi.

  • Praktik terbaik dalam menyusun, melaksanakan, dan mengendalikan proyek TI.

  • Pengelolaan proyek TIK modern untuk memastikan hasil yang terukur dan berkelanjutan.

7. Pengelolaan Pusat Data & Layanan TIK

  • Prinsip pengelolaan pusat data (data center) agar aman, efisien, dan andal.

  • Manajemen layanan TIK menggunakan ITIL dan standar ISO 20000.

  • Penguatan peran layanan TI sebagai enabler proses bisnis.

8. Etika dan Kebijakan Penggunaan TI

  • Pedoman etika profesional dalam menggunakan teknologi informasi.

  • Kebijakan penggunaan TI yang aman, bertanggung jawab, dan sesuai aturan.

  • Tanggung jawab individu dan organisasi dalam menjaga keamanan serta integritas sistem.

9. Komunikasi & Pelaporan TI

  • Proses komunikasi efektif untuk isu-isu TI, insiden, dan kebijakan terkait.

  • Pelaporan kinerja, risiko, dan status keamanan kepada pemangku kepentingan.

  • Pentingnya transparansi untuk meningkatkan kepercayaan, akuntabilitas, dan pencegahan insiden.

10. Studi Kasus & Latihan Praktis

  • Analisis studi kasus kegagalan tata kelola TI beserta dampak ekonomis dan operasionalnya.

  • Evaluasi skenario risiko TI untuk melatih pengambilan keputusan.

  • Penyusunan IT Master Plan, termasuk latihan dan studi kasus integratif.

TRAINING IT GOVERNANCE AWARENESS

Peserta

Training ini sangat cocok untuk diikuti peserta dari kalangan :

  • Manajer TIStaf IT Support
  • Auditor TI
  • Profesional keamanan siber
  • Pengambil keputusan di perusahaan

Instruktur

Training yang diselenggarakan, akan dilatih oleh instruktur yang berkompeten dan berpengalaman dalam bidang tata kelola IT, baik dari kalangan akademisi maupun praktisi.

Metode Pelatihan

Pelatihan ini menggunakan metode yang interaktif dan aplikatif, sehingga peserta dapat lebih mudah memahami materi. Instruktur berpengalaman akan menyampaikan materi secara sistematis, sementara peserta akan mengikuti diskusi kelompok untuk mendalami konsep. Selain itu, pelatihan ini juga mencakup simulasi serta studi kasus yang membantu peserta memahami penerapan konsep secara langsung dalam dunia kerja. Dengan pendekatan ini, mereka tidak hanya memperoleh wawasan teoretis, tetapi juga mengembangkan keterampilan praktis yang dapat mereka terapkan sesuai dengan kebutuhan industri.

Jadwal Training 2026

  • Batch 1 : 7–8 Januari 2026, 14–15 Januari 2026, 21–22 Januari 2026
  • Batch 2 : 4–5 Februari 2026, 11–12 Februari 2026, 18–19 Februari 2026
  • Batch 3 : 2–3 Maret 2026, 4–5 Maret 2026
  • Batch 4 : 1–2 April 2026, 8–9 April 2026, 15–16 April 2026, 22–23 April 2026
  • Batch 5 : 5–6 Mei 2026, 12–13 Mei 2026, 19–20 Mei 2026, 25–26 Mei 2026
  • Batch 6 : 2–3 Juni 2026, 9–10 Juni 2026, 18–19 Juni 2026, 23–24 Juni 2026
  • Batch 7 : 7–8 Juli 2026, 14–15 Juli 2026, 21–22 Juli 2026, 28–29 Juli 2026
  • Batch 8 : 4–5 Agustus 2026, 11–12 Agustus 2026, 18–19 Agustus 2026, 26–27 Agustus 2026
  • Batch 9 : 1–2 September 2026, 8–9 September 2026, 15–16 September 2026, 22–23 September 2026
  • Batch 10 : 6–7 Oktober 2026, 13–14 Oktober 2026, 20–21 Oktober 2026, 27–28 Oktober 2026
  • Batch 11 : 3–4 November 2026, 10–11 November 2026, 17–18 November 2026, 24–25 November 2026
  • Batch 12 : 1–2 Desember 2026, 8–9 Desember 2026, 15–16 Desember 2026, 22–23 Desember 2026

Catatan : Jadwal dapat menyesuaikan dengan kebutuhan anda.

Investasi dan Lokasi Training

  • Jakarta ( 6.500.000 IDR / participant)
  • Bandung ( 6.000.000 IDR / participant)
  • Surabaya ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Makassar ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Yogyakarta (6.000.000 IDR / participant)
  • Bali ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Lombok ( 7.500.000 IDR / participant)
  • Batam ( 7.500.000 IDR / participant)

Catatan : 

*Syarat dan Ketentuan Berlaku
*Harga tersebut berlaku untuk minimal dua participant
*Apabila perusahaan membutuhkan paket in house training, anggaran investasi pelatihan dapat menyesuaikan dengan anggaran perusahaan.

Fasilitas Training

  1. Training Kit (Dokumentasi photo, Blocknote, ATK, Flashdisk, dll).
  2. 2x Coffee Break & 1 Lunch (Makan Siang).
  3. Training Room Full AC and Multimedia.
  4. Free Bag or Backpack (Tas Training).
  5. Softfile Foto Training
  6. Sertifikat Pelatihan.
  7. Souvenir Exclusive.
  8. City Tour (Optional)

FAQ tentang Training Hukum Dan SDM      

Q : Apakah pelatihan dilakukan secara online atau offline?
A : Pelatihan dapat diselenggarakan dalam bentuk online (via Zoom/Google Meet/learning platform) maupun offline (tatap muka di lokasi tertentu), tergantung jenis program yang dipilih.

Q : Berapa lama durasi pelatihan?
A : Durasi pelatihan bervariasi, mulai dari 1 hari, beberapa hari, hingga program intensif mingguan, menyesuaikan dengan materi dan kebutuhan peserta.

Q : Apakah peserta akan mendapatkan sertifikat?
A : Ya, setiap peserta yang telah menyelesaikan program pelatihan akan mendapatkan sertifikat resmi sebagai bukti kompetensi tambahan.

Q : Bagaimana cara mendaftar pelatihan?
A : Peserta dapat mendaftar melalui website resmi, formulir pendaftaran online, atau langsung menghubungi panitia/penyelenggara yang tertera pada informasi pelatihan.

Dapatkan promo khusus pendaftaran hari ini !

AYO SEGERA DAFTARKAN DIRI ANDA
Syarat dan Ketentuan Berlaku


*Artikel ini disusun oleh Ifana Dewi. Seorang penulis dan content writer yang aktif sejak 2024 silam. Fokus karyanya saat ini adalah menyusun artikel pelatihan untuk platform Training Mekatronika. Sebagai content writer di perusahaan pelatihan, Ifana berdedikasi untuk menghadirkan konten yang tidak hanya informatif dan komprehensif, tetapi juga mudah dicerna oleh setiap pembaca. Untuk konsultasi lebih lanjut seputar program ini, tim kami siap melayani Anda melalui kontak yang tersedia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *